Assalamu'alaikum wr.wb. Perkenalkan nama saya Muhammad Alvi Syahrin. saya berasal dari Tembilahan, Inhil, Riau, Indonesia. Semoga blog-ku ini bisa bermanfaat yas bagi kalian semua terimakasih sudah mengunjungi blog-ku. Gamsahamnida. Annyeong..Thank you so much. Wassalam.. :)
Thursday, 5 September 2013
Friday, 26 July 2013
Tuesday, 23 July 2013
Suju KRY-Promise You Lyrics
Super Junior K. R. Y. - Promise You lyrics
[Yesung]
Promise you… Promise you
[Kyuhyun]
Kawaranai nanikao sinagara
Kawatte iku kisetsuwo aruita
Kimito itsudemo tewo tsunaginagara kitanda
Kawatte iku kisetsuwo aruita
Kimito itsudemo tewo tsunaginagara kitanda
[Yesung]
Tesaguride susunde kita hibimo
Kimiga itukara mayowazuni koreta teda
Tsuyoku ireta donnatokimo
Kimiga itukara mayowazuni koreta teda
Tsuyoku ireta donnatokimo
[Ryeowook]
Korekara arayuru
Keshikiga kawatta toshitemo
Bokurawa konomamade iyou
Keshikiga kawatta toshitemo
Bokurawa konomamade iyou
[All]
Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
[Yesung] Tsunagatte iru kokoroto kokorokara
[All] Promise you tsunataetainowa
[Ryeowook] Tada aishiteru
[Kyuhyun] Chikauyo eien no kakera o
[Yesung] Tsunagatte iru kokoroto kokorokara
[All] Promise you tsunataetainowa
[Ryeowook] Tada aishiteru
[Kyuhyun] Chikauyo eien no kakera o
[Yesung]
Chiisana kenkamo nandomo sitane
Surechigai hanareta hibimo arushi
[Ryeowook] Sono tabini itsumo kimiga hitsuyou tthe wakattanda
Surechigai hanareta hibimo arushi
[Ryeowook] Sono tabini itsumo kimiga hitsuyou tthe wakattanda
[Kyuhyun]
Kimiga moshimo tsumazuku tokiniwa
Dareyori ichibannitewo sashinoberu bokude itaiyo sobani isasete
Dareyori ichibannitewo sashinoberu bokude itaiyo sobani isasete
[Ryeowook]
Wakareto deaiwo kurikaeshi iku naka demo
Bokurawa tonarini iyou
Bokurawa tonarini iyou
[All]
Promise you kimiwo omotte bokuwa ikitai
[Yesung] Munega atsuku koikogareteiru
[All] Promise you todoke tainowa
[Kyuhyun] Tada aishiteru
[Ryeowook] Itsudemo yuukanna hino omoide
[Yesung] Munega atsuku koikogareteiru
[All] Promise you todoke tainowa
[Kyuhyun] Tada aishiteru
[Ryeowook] Itsudemo yuukanna hino omoide
[Kyuhyun]
Mosimo ashitaga yamini nomarete
michi shirubesae naito sitemo
michi shirubesae naito sitemo
[Yesung]
Kowagaru kotowa naiyo udewo hanasanaide kitto bokurawa
[Ryeowook] Dokoedomo ikeru
[Ryeowook] Dokoedomo ikeru
[All]
Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
tsunagatte iru kokoroto kokorokara
Promise you tsunataetainowa tada aishiteru
Chikauyo eien no kakera o
tsunagatte iru kokoroto kokorokara
Promise you tsunataetainowa tada aishiteru
Chikauyo eien no kakera o
Saturday, 16 February 2013
pH
pH
pH adalah derajat
keasaman
yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan
yang dimiliki oleh suatu larutan. Ia didefinisikan
sebagai kologaritma
aktivitas
ion hidrogen (H+) yang terlarut. Koefisien
aktivitas ion hidrogen tidak dapat diukur secara eksperimental, sehingga
nilainya didasarkan pada perhitungan teoritis. Skala pH bukanlah skala absolut.
Ia bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan
berdasarkan persetujuan internasional.[1]
Konsep pH
pertama kali diperkenalkan oleh kimiawan Denmark Søren Peder Lauritz Sørensen pada tahun 1909.
Tidaklah diketahui dengan pasti makna singkatan "p" pada
"pH". Beberapa rujukan mengisyaratkan bahwa p berasal dari
singkatan untuk powerp[2]
(pangkat), yang lainnya merujuk kata bahasa Jerman Potenz (yang juga berarti
pangkat)[3], dan ada pula yang merujuk pada kata potential.
Jens Norby
mempublikasikan sebuah karya ilmiah pada tahun 2000
yang berargumen bahwa p adalah sebuah tetapan yang berarti "logaritma negatif"[4].
Air murni
bersifat netral, dengan pH-nya pada suhu 25 °C ditetapkan sebagai 7,0.
Larutan dengan pH kurang daripada tujuh disebut bersifat asam,
dan larutan dengan pH lebih daripada tujuh dikatakan bersifat basa
atau alkali. Pengukuran pH sangatlah penting dalam
bidang yang terkait dengan kehidupan atau industri pengolahan kimia seperti kimia,
biologi, kedokteran, pertanian, ilmu
pangan, rekayasa (keteknikan), dan oseanografi. Tentu saja bidang-bidang sains dan
teknologi lainnya juga memakai meskipun dalam frekuensi yang lebih rendah.
Definisi
pH
pH
didefinisikan sebagai minus logaritma dari aktivitas ion hidrogen dalam larutan berpelarut air.[5]
pH merupakan kuantitas tak berdimensi.
dengan aH
adalah aktivitas
ion hidrogen. Alasan penggunaan definisi ini
adalah bahwa aH dapat diukur secara eksperimental menggunakan
elektrode ion selektif yang merespon terhadap aktivitas ion hidrogen ion. pH
umumnya diukur menggunakan elektrode
gelas yang mengukur perbedaan potensial E antara elektrode
yang sensitif dengan aktivitas ion hidrogen dengan elektrode referensi.
Perbedaan potensial pada elektrode gelas ini idealnya mengikuti persamaan
Nernst:
dengan E
adalah potensial terukur, E0 potensial elektrode standar, R
tetapan
gas, T temperatur dalam kelvin, F tetapan
Faraday, dan n adalah jumlah elektron yang ditransfer.
Potensial elektrode E berbanding lurus dengan logartima aktivitas ion
hidrogen.
Definisi ini
pada dasarnya tidak praktis karena aktivitas ion hidrogen merupakan hasil kali
dari konsentrasi dengan koefisien
aktivitas. Koefisien aktivitas ion hidrogen tunggal tidak dapat
dihitung secara eksperimen. Untuk mengatasinya, elektrode dikalibrasi dengan larutan yang aktivitasnya
diketahui.
Definisi
operasional pH secara resmi didefinisikan oleh Standar Internasional
ISO 31-8
sebagai berikut: [6] Untuk suatu larutan X, pertama-tama
ukur gaya elektromotif EX sel galvani
elektrode referensi | konsentrasi
larutan KCl || larutan X | H2 | Pt
dan kemudian
ukur gaya elektromotif ES sel galvani yang berbeda hanya pada
penggantian larutan X yang pHnya tidak diketahui dengan larutan S yang pH-nya
(standar) diketahui pH(S). pH larutan X oleh karenanya
Perbedaan
antara pH larutan X dengan pH larutan standar bergantung hanya pada perbedaan
dua potensial yang terukur. Sehingga, pH didapatkan dari pengukuran potensial
dengan elektrode yang dikalibrasikan terhadap satu atau lebih pH standar. Suatu
pH meter diatur sedemikiannya pembacaan meteran
untuk suatu larutan standar adalah sama dengan nilai pH(S). Nilai pH(S) untuk
berbagai larutan standar S diberikan oleh rekomendasi IUPAC.[7]
Larutan standar yang digunakan sering kali merupakan larutan penyangga standar.
Dalam prakteknya, adalah lebih baik untuk menggunakan dua atau lebih larutan
penyangga standar untuk mengijinkan adanya penyimpangan kecil dari hukum Nerst
ideal pada elektrode sebenarnya. Oleh karena variabel temperatur muncul pada
persamaan di atas, pH suatu larutan bergantung juga pada temperaturnya.
Pengukuran
nilai pH yang sangat rendah, misalnya pada air tambang yang sangat asam,[8]
memerlukan prosedure khusus. Kalibrasi elektrode pada kasus ini dapat digunakan
menggunakan larutan standar asam sulfat pekat yang nilai pH-nya dihitung
menggunakan parameter Pitzer untuk menghitung koefisien aktivitas.[9]
pH merupakan
salah satu contoh fungsi
keasaman. Konsentrasi ion hidrogen dapat diukur dalam larutan
non-akuatik, namun perhitungannya akan menggunakan fungsi keasaman yang
berbeda. pH superasam biasanya dihitung menggunakan fungsi keasaman
Hammett, H0.
Umumnya indikator asam-basa
sederhana yang digunakan adalah kertas lakmus yang berubah menjadi merah bila
keasamannya tinggi dan biru bila keasamannya rendah
Selain
menggunakan kertas lakmus, indikator asam basa dapat diukur dengan pH meter yang
bekerja berdasarkan prinsip elektrolit / konduktivitas suatu larutan.
p[H]
Menurut
definisi asli Sørensen [2],
p[H] didefinisikan sebagai minus logaritma konsentrasi ion hidrogen. Definisi
ini telah lama ditinggalkan dan diganti dengan definisi pH. Adalah mungkin
untuk mengukur konsentrasi ion hidrogen secara langsung apabila elektrode yang
digunakan dikalibrasi sesuai dengan konsentrasi ion hidrogen. Salah satu
caranya adalah dengan mentitrasi larutan asam kuat yang konsentrasinya diketahui
dengan larutan alkali kuat yang konsentrasinya juga diketahui pada keberadaan
konsentrasi elektrolit latar yang relatif tinggi. Oleh karena konsentrasi asam
dan alkali diketahui, adalah mudah untuk menghitung ion hidrogen sehingga
potensial yang terukur dapat dikorelasikan dengan kosentrasi ion. Kalibrasi ini
biasanya dilakukan menggunakan plot Gran.[10]
Kalibrasi ini akan menghasilkan nilai potensial elektrode standar, E0,
dan faktor gradien, f, sehingga persamaan Nerstnya berbentuk
Persamaan ini
dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi ion hidrogen dari pengukuran
eksperimental E. Faktor gradien biasanya lebih kecil sedikit dari satu.
Untuk faktor gradien kurang dari 0,95, ini mengindikasikan bahwa elektrode
tidak berfungsi dengan baik. Keberadaan elektrolit latar menjamin bahwa
koefisien aktivitas ion hidrogen secara efektif konstan selama titrasi. Oleh
karena ia konstan, maka nilainya dapat ditentukan sebagai satu dengan
menentukan keadaan standarnya sebagai larutan yang mengandung elektrolit latar.
Dengan menggunakan prosedur ini, aktivitas ion akan sama dengan nilai
konsentrasi.
Perbedaan
antara p[H] dengan pH biasanya cukup kecil. Dinyatakan bahwa[11]
pH = p[H] + 0,04. Pada prakteknya terminologi p[H] dan pH sering
dicampuradukkan dan menyebabkan kerancuan.
pOH
pOH
kadang-kadang digunakan sebagai satuan ukuran konsentrasi ion hidroksida OH−.
pOH tidaklah diukur secara independen, namun diturunkan dari pH. Konsentrasi
ion hidroksida dalam air berhubungan dengan konsentrasi ion hidrogen
berdasarkan persamaan
[OH−] = KW
/[H+]
dengan KW
adalah tetapan swaionisasi
air. Dengan menerapkan kologaritma:
pOH = pKW − pH.
Sehingga, pada
suhu kamar pOH ≈ 14 − pH. Namun hubungan ini tidaklah selalu berlaku pada
keadaan khusus lainnya.
Subscribe to:
Comments (Atom)
